SPAM UMBULAN JATIM! MANGKRAK DI ERA SOEHARTO, SELESAI DI ERA JOKOWI
Menghabiskan biaya pembangunan sebesar Rp4,5 triliun, proyek yang molor sejak era pemerintahan Presiden Soeharto ini baru diresmikan di era pemerintahan Presiden Jokowi.
Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ini yang rencana pembangunannya telah ada sejak Pemerintahan Presiden Soeharto 1973, baru diresmikan Jokowi pada 22 Maret 2021.
Proyek yang mengalami proses pembangunan dengan kurun waktu lama tersebut yakni SPAM Umbulan, yang berlokasi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
SPAM Umbulan memiliki kapasitas sebesar 4.000 liter per detik sehingga dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat pada lima daerah di Jawa Timur.
Kelima kota tersebut adalah, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Surabaya.
Air yang tersedia dari SPAM ini merupakan air yang keadaannya sudah steril sehingga Langsung bisa dimanfaatkan tanpa memerlukan proses pengolahan yang cukup rumit.
Dalam peresmiannya, Jokowi didampingi oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Proyek KPBU SPAM Umbulan sendiri merupakan salah satu proyek strategis nasional di Jawa Timur yang dibangun berdasarkan Perpres No. 3 Th. 2016.
Kurang lebih sebanyak 1,3 juta jiwa penduduk di 5 daerah tersebut tidak akan lagi kesulitan untuk mendapatkan air layak konsumsi.
Pembangunan proyel ini dilakukan dengan skema pembiayaan KPBU, dan Perjanjian KPBU dilakukan pada tahun 2016 antara Gubernur Jawa Timur selaku PJPK dengan PT. Meta Adhya Tirta Umbulan sebagai Badan Usaha Pelaksana.
Sedangkan biaya pembangunannya menghabiskan sebesar Rp 4,51 triliun, dengan porsi swasta (selaku badan usaha pemenang lelang) sebesar Rp 2,05 triliun.
Sementara pemerintah memberikan dukungan kelayakan sebesar Rp 818,01 miliar, dan badan usaha akan bertanggung jawab menyediakan sebagian dana lainnya

Comments
Post a Comment